Article, News

Waspada Campak! Kenali Ciri-cirinya Sebelum Terlambat

Campak merupakan salah satu penyakit menular yang masih sering terjadi, terutama pada anak-anak. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang dapat menyebar dengan sangat cepat melalui udara saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Meski sudah tersedia vaksin, kasus campak masih banyak di berbagai wilayah, termasuk di Indonesia.

Campak adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus measles dan menyerang sistem pernapasan sebelum akhirnya menyebar ke seluruh tubuh. Penyakit ini sering menyerang bayi dan anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.

Menurut World Health Organization, campak termasuk salah satu penyakit paling menular di dunia. Satu orang yang terinfeksi dapat menularkan virus kepada banyak orang di sekitarnya yang belum memiliki kekebalan.

Ciri-ciri mulai terpapar campak

Gejala campak biasanya muncul sekitar 7 hingga 14 hari setelah seseorang terpapar virus. Berikut beberapa ciri-ciri campak yang paling umum:

1. Demam Tinggi

Gejala awal campak biasanya berupa demam tinggi yang bisa mencapai 39–40°C. Demam ini biasanya berlangsung selama beberapa hari sebelum muncul ruam pada kulit.

2. Batuk dan Pilek

Anak yang terkena campak sering mengalami batuk kering dan pilek. Gejala ini mirip dengan flu biasa sehingga sering tidak disadari pada tahap awal.

3. Mata Merah dan Sensitif Cahaya

Penderita campak biasanya mengalami mata merah, berair, dan terasa silau ketika terkena cahaya.

4. Bercak Putih di Dalam Mulut

Salah satu tanda khas campak adalah munculnya bercak putih kecil di bagian dalam pipi, yang sering disebut sebagai bercak Koplik.

5. Ruam Merah pada Kulit

Beberapa hari setelah demam, ruam merah akan muncul. Biasanya dimulai dari wajah dan belakang telinga, kemudian menyebar ke leher, badan, hingga seluruh tubuh.

Bagaimana penularan campak?

Virus campak dapat menyebar melalui:

  • Percikan air liur saat batuk atau bersin
  • Kontak langsung dengan penderita
  • Menyentuh benda yang terkontaminasi virus

Virus ini bahkan bisa bertahan di udara selama beberapa jam, sehingga penularannya sangat mudah terjadi terutama di tempat ramai seperti sekolah atau tempat bermain anak.

Campak merupakan penyakit menular yang harus kita waspadai, terutama pada anak-anak. Orang tua perlu mengenali ciri-ciri campak sejak dini, seperti demam tinggi, batuk, mata merah, hingga munculnya ruam pada kulit, agar dapat segera memberikan penanganan yang tepat.

Dengan memberikan imunisasi lengkap dan membiasakan anak menjaga kebersihan sehari-hari, kita dapat meminimalkan risiko penularan campak sehingga anak tetap sehat dan terlindungi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *